Periode sampai dengan 31 December 2026
Vitamin D dan kalsium merupakan dua nutrisi penting yang bekerja sama dalam menjaga kesehatan tubuh, terutama tulang, gigi, otot, serta sistem kekebalan tubuh. Sayangnya, banyak orang mengalami kekurangan vitamin D tanpa menyadarinya karena gejalanya sering kali tidak spesifik.
Melakukan cek kadar Vitamin D dan Kalsium secara berkala dapat membantu mendeteksi defisiensi lebih dini sehingga penanganan dapat dilakukan sebelum menimbulkan komplikasi yang lebih serius.
Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium secara optimal. Tanpa kadar vitamin D yang cukup, tubuh akan kesulitan memanfaatkan kalsium yang dikonsumsi setiap hari.
Selain menjaga kesehatan tulang, vitamin D juga berperan dalam:
Defisiensi vitamin D dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan, seperti:
Dalam beberapa penelitian, kadar vitamin D yang rendah juga dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kronis seperti diabetes, penyakit autoimun, hingga beberapa jenis kanker. Oleh karena itu, pemeriksaan kadar vitamin D menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan secara menyeluruh.
Kalsium tidak hanya berfungsi membentuk tulang dan gigi. Mineral ini juga berperan penting dalam:
Kadar kalsium yang terlalu rendah maupun terlalu tinggi dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Pemeriksaan laboratorium membantu memastikan kadar kalsium berada dalam rentang normal.
Pemeriksaan ini sangat dianjurkan bagi:
Melalui pemeriksaan kadar Vitamin D dan Kalsium, Anda dapat:
Laboratorium & Klinik Westerindo menyediakan pemeriksaan kadar Vitamin D dan Kalsium dengan hasil yang akurat dan proses yang cepat. Pemeriksaan ini dapat menjadi langkah awal untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh Anda sehingga tindakan pencegahan maupun terapi dapat dilakukan secara tepat.
Karena kesehatan tulang dan daya tahan tubuh adalah investasi jangka panjang, jangan tunggu hingga muncul keluhan. Lakukan pemeriksaan secara berkala dan konsultasikan hasilnya dengan tenaga medis agar mendapatkan penanganan yang sesuai.
Sebagian besar pemeriksaan kadar vitamin D tidak memerlukan puasa. Namun, ikuti petunjuk dari fasilitas kesehatan tempat Anda melakukan pemeriksaan.
Frekuensinya bergantung pada kondisi kesehatan dan rekomendasi dokter. Pada individu dengan risiko tinggi, pemeriksaan dapat dilakukan secara berkala.
Tidak. Banyak orang mengalami defisiensi vitamin D tanpa gejala sehingga pemeriksaan laboratorium menjadi cara terbaik untuk mengetahuinya.
Vitamin D dapat diperoleh dari makanan dan paparan sinar matahari, tetapi pada sebagian orang jumlah tersebut belum mencukupi sehingga diperlukan pemeriksaan untuk mengetahui kadar sebenarnya.