Mengapa Pemeriksaan SGPT Penting

Mengapa Pemeriksaan SGPT Penting(1)

Pengertian SGPT

Mengapa Pemeriksaan SGPT Penting, pemeriksaan SGPT atau aspartat aminotransferase adalah salah satu jenis tes darah yang digunakan untuk mengevaluasi kesehatan hati. SGPT adalah enzim yang terdapat di hati dan dapat meningkat saat terjadi kerusakan atau infeksi pada organ ini. Pemeriksaan SGPT harus dilakukan secara rutin untuk mengetahui kondisi hati sebelum masalah lebih serius terjadi.

Serum Glutamic Pyruvic Transaminase atau SGPT merupakan salah satu enzim di dalam tubuh manusia. Enzim ini paling banyak ditemukan di dalam organ hati. SGPT juga terdapat di beberapa organ dalam jumlah yang kecil.

 

Cara Pengambilan Test SGPT

Mengapa Pemeriksaan SGPT Penting, pemeriksaan SGPT dilakukan dengan cara mengambil sampel darah dari vena pada pergelangan tangan atau lengan. Prosedur ini biasanya dilakukan di laboratorium atau klinik medis. Sebelum pemeriksaan, Anda akan diminta untuk duduk atau berbaring dan meletakkan lengan Anda di atas meja. Kemudian, dokter atau perawat akan menempelkan alat yang disebut tourniquet pada pergelangan tangan Anda untuk membuat pembuluh darah di pergelangan tangan Anda membesar.

Setelah itu, jarum suntik akan dimasukkan ke dalam vena Anda dan darah akan diambil untuk diuji. Beberapa tetes darah akan diterima ke dalam tabung kaca atau plastik yang berisi reagen untuk mengukur jumlah enzim SGPT dalam darah Anda. Setelah selesai mengambil sampel darah, tourniquet akan dilepaskan dan jarum suntik akan dikeluarkan. Anda mungkin akan merasakan sedikit nyeri atau perih di tempat jarum masuk, tetapi hal ini akan hilang dalam beberapa menit.

Hasil pemeriksaan SGPT akan menunjukkan jumlah enzim SGPT dalam darah. Nilai normal SGPT berkisar antara 10 hingga 40 unit per liter. Namun, nilai ini bisa berbeda tergantung pada usia, jenis kelamin, dan beberapa faktor lainnya.

 

Faktor Resiko SGPT

Ada beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan peningkatan SGPT dalam darah. Beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan peningkatan SGPT adalah:

  • Infeksi virus hati: Virus seperti hepatitis A, B, dan C dapat menyebabkan kerusakan hati dan meningkatkan jumlah enzim SGPT dalam darah.
  • Konsumsi alkohol yang berlebihan: Alkohol dapat merusak hati dan menyebabkan peningkatan SGPT dalam darah.
  • Obat-obatan tertentu: Beberapa obat-obatan dapat menyebabkan kerusakan hati dan meningkatkan jumlah enzim SGPT dalam darah. Obat-obatan yang dapat menyebabkan kerusakan hati meliputi obat-obatan untuk mengobati kanker, obat-obatan untuk mengobati masalah jantung, dan obat-obatan untuk mengobati masalah tiroid.
  • Penyakit hati kronis: Penyakit hati kronis seperti sirosis dan hepatitis kronis dapat menyebabkan kerusakan hati dan meningkatkan jumlah enzim SGPT dalam darah.
  • Obesitas: Orang yang obesitas memiliki risiko yang lebih tinggi untuk menderita masalah hati, seperti sirosis hati non-alkoholik (NASH)
  • Riwayat keluarga dengan masalah hati: Orang yang memiliki riwayat keluarga dengan masalah hati, seperti sirosis atau hepatitis, memiliki risiko yang lebih tinggi untuk menderita masalah hati.
  • Usia: Orang yang lebih tua memiliki risiko yang lebih tinggi untuk menderita masalah hati.
  • Jenis kelamin: Laki-laki memiliki risiko yang lebih tinggi untuk menderita masalah hati dibandingkan dengan perempuan.

Itu adalah beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan peningkatan SGPT dalam darah. Namun, penting untuk diingat bahwa faktor risiko ini tidak selalu menyebabkan masalah hati dan pemeriksaan SGPT harus digunakan bersama dengan pemeriksaan lainnya dan anamnesis untuk menentukan kondisi hati yang sebenarnya.

 

Yuk periksa sekarang karena ada banyak promo diskon pemeriksaan disini

 

Kenapa harus Test SGPT Rutin

Mengapa Pemeriksaan SGPT Penting, ada beberapa alasan mengapa pemeriksaan SGPT harus dilakukan secara rutin:

  • Deteksi dini kerusakan hati: Pemeriksaan SGPT dapat digunakan untuk mengetahui adanya kerusakan atau infeksi pada hati sebelum gejala yang jelas muncul. Ini memungkinkan dokter untuk mengambil tindakan segera dan mencegah masalah yang lebih serius.
  • Mengidentifikasi penyebab masalah hati: Pemeriksaan SGPT dapat digunakan untuk mengetahui penyebab kerusakan hati, seperti infeksi virus hati, konsumsi alkohol yang berlebihan, atau obat-obatan tertentu. Ini membantu dokter untuk menentukan strategi pengobatan yang tepat.
  • Monitoring kondisi hati kronis: Pemeriksaan SGPT dapat digunakan untuk memantau kondisi hati kronis seperti sirosis atau hepatitis kronis. Ini membantu dokter untuk menentukan apakah pengobatan yang diberikan efektif atau perlu diubah.
  • Memantau efek obat-obatan: Beberapa obat-obatan dapat menyebabkan kerusakan hati dan peningkatan SGPT dalam

Maka dari itu, pemeriksaan SGPT harus dilakukan secara rutin untuk mengetahui kondisi hati sebelum masalah lebih serius terjadi. Hal ini sangat penting untuk dilakukan oleh mereka yang memiliki risiko tinggi terkena masalah hati, seperti mereka yang menderita penyakit hati kronis, memiliki riwayat keluarga dengan masalah hati, atau sering mengonsumsi alkohol.

 

Cara Menjaga Kesehatan SGPT

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan hati dan menjaga SGPT dalam tingkat normal:

  • Mengontrol berat badan: Orang yang obesitas memiliki risiko yang lebih tinggi untuk menderita masalah hati, seperti sirosis hati non-alkoholik (NASH). Menjaga berat badan yang sehat dapat membantu menjaga kesehatan hati.
  • Gaya hidup sehat: Menghindari rokok, mengonsumsi makanan sehat, dan berolahraga secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan hati.
  • Menghindari konsumsi alkohol yang berlebihan: Konsumsi alkohol yang berlebihan dapat merusak hati dan menyebabkan peningkatan SGPT dalam darah.
  • Menghindari obat-obatan yang dapat merusak hati: Beberapa obat-obatan dapat menyebabkan kerusakan hati dan meningkatkan jumlah enzim SGPT dalam darah. Sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat-obatan yang dapat mempengaruhi hati.
  • Pemeriksaan rutin SGPT: Pemeriksaan SGPT harus dilakukan secara rutin untuk mengetahui kondisi hati dan mengambil tindakan segera jika masalah terdeteksi. Menjaga kondisi kronis, jika ada: jika anda memiliki kondisi kronis yang dapat mempengaruhi hati, seperti sirosis atau hepatitis kronis, pastikan untuk memantau kondisi anda dan mengikuti rekomendasi dari dokter anda untuk menjaga kesehatan hati anda.

Secara keseluruhan, menjaga kesehatan hati dan SGPT dapat dilakukan dengan cara mengubah gaya hidup dan mengikuti rekomendasi dari dokter. Hal ini sangat penting untuk dilakukan untuk mencegah masalah hati yang lebih serius terjadi. Selain itu, beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan hati adalah mengontrol berat badan, mengubah gaya hidup sehat, menghindari konsumsi alkohol yang berlebihan, dan menghindari obat-obatan yang dapat merusak hati tanpa resep dokter.

Pemeriksaan SGPT juga harus dilakukan saat Anda akan mengonsumsi obat-obatan tertentu yang dapat mempengaruhi hati. Beberapa obat-obatan yang dapat menyebabkan kerusakan hati adalah obat-obatan untuk mengobati kanker, obat-obatan untuk mengobati masalah jantung.

 

 

Sumber :

https://www.healthline.com/health/liver-function-tests

 

https://www.healthline.com/health/at-home-liver-test-2

 

https://www.indushealthplus.com/sgpt-blood-test.html

 

https://livlong.com/blogs/health-and-wellness/sgpt-test

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest