Layanan
Genomik

Jaga Kesehatan Anda dengan Layanan Genomik  – Tingkatkan Level Pencegahan Anda dan Temukan Kunci Genetik Anda untuk Hidup Sehat

Layanan Genomik di Westerindo

NIPT

Tes prenatal non invasif yang mendeteksi kelainan kromosom pada DNA janin dalam plasma ibu selama kehamilan melalui Next Generation Sequencing (NGS).

Farmakogenomik

Pemeriksaan untuk melihat variasi genetik dalam tubuh kita terhadap metabolisme obat-obatan dan efek penggunaan obat tersebut

Nutrigenomik

Pemeriksaan untuk melihat variasi genetik dalam tubuh kita terhadap metabolisme nutrisi di dalam tubuh

NIPT (Non Invasive Prenatal Test)

NIPT (Noninvasive prenatal testing)

  • NIPT adalah tes yang digunakan untuk memeriksa/identifikasi resiko janin lahir dengan kelainan genetik.
  • Kelainan genetik dapat dilihat dari kelainan kromosom tertentu, seperti Trisomi 21, Trisomi 18, Trisomi 13, dan berbagai kelainan kromosom lainnya seperti Sex Chromosome Aneuploidies dan Microdeletions.
  • Sampel apa yang diperlukan untuk pemeriksaan NIPT?

    Sampel yang dibutuhkan untuk pemeriksaan NIPT adalah darah Ibu sekitar 9 mL

  • Berapa lama hasil pemeriksaan NIPT? 
    Hasil pemeriksaan NIPT akan dikirimkan melalui email sekitar 10-14 hari kerja.

Nutrigenomik

Nutrigenomik

  • Manfaat melakukan tes nutrigenomik adalah:
  1. Untuk membantu mengetahui pola diet jenis makanan dan olahannya yang baik sesuai variasi genetic
  2. Untuk membantu mengetahui dan mencegah risiko potensi suatu kondisi atau penyakit
  3. Untuk membantu mengetahui akar permasalahan dan memperbaiki keluhan kondisi klinis yang ada
  • Sampel apa yang dibutuhkan untuk pemeriksaan Nutrigenomik?

Sampel yang digunakan untuk pemeriksaan nutrigenomik adalah saliva atau air liur. Syarat yang dibutuhkan sebelum melakukan pengambilan sampel adalah puasa sekitar 30 menit hingga 1 jam tidak mengkonsumsi makanan, tidak menggosok gigi sblm pengambilan sampel.

  • Berapa lama pemeriksaan nutrigenomik?

Pemeriksaan dilakukan selama 15-25 hari kerja.

Farmakogenomik

Farmakogenomik

  • Pada dasarnya, obat yang sama dengan dosis yang sama tidak menghasilkan respon yang sama pada antar individu.

Apakah obat tersebut efektif, apakah dosis obat perlu ditingkatkan dari orang normal, atau obat tersebut harus diganti karena tidak sesuai dengan variasi genetik. Dengan pemeriksaan Farmakogenomik, pengobatan pasien atau penderita dapat efektif dan efisien.

  • Gen apa saja yang dideteksi?

Gen CYP2C19, CYP2C9, SLCO1B1, CYP2D6. Gen gen ini merupakan gen yang paling banyak dianalisis dalam penelitian karena gen ini bertanggung jawab dalam menghasilkan atau mengekspresikan enzim-enzim yang berperan dalam metabolisme obat-obatan. Variasi genetic pada gen ini menyebabkan meningkatnya efek samping dari berbagai jenis obat.

  • Jenis obat – obatan apa saja yang di deteksi?

Ada 180+ jenis obat-obatan yang dideteksi, yang paling banyak adalah obat-obatan untuk penyakit jantung, kanker, pain killer, psikiatrik, analgesik dan lain sebagainya.