Belakangan ini, banyak orang yang ingin vaksin influenza mendapati bahwa vaksin yang tersedia adalah jenis trivalent, bukan quadrivalent seperti beberapa tahun lalu. Wajar kalau muncul pertanyaan: apakah vaksin influenza trivalent ini versi yang lebih rendah kualitasnya? Jawabannya tidak. Vaksin influenza trivalent justru sejalan dengan rekomendasi WHO saat ini, dan artikel ini menjelaskan alasannya.
Vaksin influenza trivalent mengandung tiga komponen virus, yaitu influenza A subtipe H1N1, influenza A subtipe H3N2, dan influenza B lineage Victoria. Vaksin influenza quadrivalent mengandung keempat komponen: ketiga komponen tersebut ditambah influenza B lineage Yamagata.
Jadi perbedaan utama vaksin influenza trivalent dan quadrivalent hanya satu komponen, yaitu virus influenza B/Yamagata. Selebihnya, perlindungan terhadap virus influenza A dan influenza B/Victoria sama-sama ada di kedua jenis vaksin.
Alasannya sederhana: virus influenza B/Yamagata sudah tidak terdeteksi beredar di dunia sejak Maret 2020. Karena virus ini tidak lagi menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat, memasukkannya ke dalam vaksin dianggap tidak lagi diperlukan.
Berikut garis waktunya secara singkat.
Dengan kata lain, peralihan ke vaksin influenza trivalent adalah langkah global yang diikuti banyak negara, bukan kebijakan satu fasilitas kesehatan saja, dan vaksin influenza trivalent kini menjadi acuan standar.
Tidak. Karena virus B/Yamagata sudah tidak beredar, komponen tambahan pada vaksin quadrivalent praktis tidak lagi memberi perlindungan terhadap virus yang benar-benar ada di masyarakat. Perlindungan dari vaksin trivalent dan quadrivalent terhadap virus yang saat ini beredar dapat disimpulkan setara.
Perlu dipahami juga bahwa setara tidak berarti vaksin influenza trivalent lebih kuat. Ia setara karena ketiga komponen yang dipertahankan memang sudah mencakup semua virus influenza yang saat ini diketahui beredar. Satu keuntungan tambahan, dengan satu komponen lebih sedikit yang harus diproduksi, jumlah dosis vaksin influenza trivalent berpotensi lebih banyak dibuat.
Transisi dari quadrivalent ke trivalent tidak terjadi serentak di semua negara dan produsen. WHO sendiri mencatat bahwa vaksin quadrivalent masih memuat komponen keempat berupa virus B/Yamagata di tempat yang transisinya belum selesai. Itu sebabnya produk lama masih bisa dijumpai di sebagian fasilitas kesehatan, sementara stoknya mulai berkurang dan digantikan vaksin influenza trivalent.
Vaksinasi influenza, termasuk vaksin influenza trivalent, umumnya dianjurkan bagi seluruh kelompok, terutama yang berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi, antara lain:
Karena strain virus influenza terus berubah, vaksin influenza trivalent umumnya diperbarui komposisinya setiap tahun dan perlu diberikan ulang secara berkala. Tanyakan kepada dokter kapan waktu terbaik dan seberapa sering Anda perlu divaksin sesuai kondisi kesehatan Anda.
Sebelum mendapat vaksin influenza trivalent, ada beberapa hal yang sebaiknya dikonfirmasi dengan petugas.
Westerindo menyediakan layanan vaksinasi untuk berbagai kebutuhan, termasuk vaksinasi influenza. Jenis vaksin influenza trivalent maupun jenis lain yang tersedia dapat berbeda dari waktu ke waktu mengikuti ketersediaan dan rekomendasi terbaru, jadi sebaiknya hubungi cabang terdekat untuk memastikan jenis dan jadwal vaksin yang tersedia sebelum Anda datang.
Catatan: artikel ini bersifat informasi umum dan tidak menggantikan konsultasi langsung dengan dokter atau tenaga medis profesional.
Article ini telah di baca sebanyak : 4