Selamat Datang di Laboratorium Klinik Westerindo

Jam Buka : Senin - Jumat 07.00 - 21.00, Sabtu 07.00 - 18.00
Kontak : 021-7392345 | 021-7255080 | WA 0877 5000 2522



Pentingkah Melakukan Pemeriksaan Vitamin D dan Kalsium?


Tahukah Anda, bahwa berdasarkan penelitian dari International Osteoporosis Foundation menyatakan bahwa satu dari empat wanita Indonesia beresiko terkena osteoporosis? Sungguh ironis bukan, mengingat bahwa Indonesia adalah salah satu negara tropis dengan cahaya matahari yang berlimpah.

Penyebab osteoporosis sendiri adalah karena kurangnya asupan mineral dan vitamin, khususnya kalsium, vitamin D, dan vitamin C. Kekurangan kalsium dapat menyebabkan resiko mengalami penurunan kepadatan tulang sehingga tulang menjadi rapuh dan rentan patah (osteoporosis). Sedangkan vitamin D berfungsi untuk meningkatkan proses penyerapan kalsium, sehingga pada orang yang defisiensi vitamin D penyerapan kalsium menjadi tidak maksimal dan kadar kalsium dalam tubuh akan berkurang.

Vitamin C juga memegang peranan penting terhadap kesehatan tulang, yaitu dalam produksi kolagen yang merupakan bagian dari struktur tulang. Asupan vitamin C yang cukup akan meningkatkan kepadatan tulang sehingga Anda dapat terhindar dari osteoporosis.

Tidak sekedar untuk mencegah osteoporosis, mineral dan vitamin ini juga dapat meningkatkan imunitas. Kalsium berperan dalam mengaktifkan sel-sel imun untuk melawan kuman penyebab penyakit, termasuk di dalamnya adalah virus. Demikian juga dengan vitamin D yang dapat meningkatkan respon imun tubuh. Dan vitamin C merupakan antioksidan yang dapat mencegah rusaknya sel-sel tubuh akibat radikal bebas.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ketiga nutrisi tersebut selain berfungsi mencegah osteoporosis sekaligus juga untuk memperkuat sistem imun tubuh, khususnya di masa pandemic Covid-19 saat ini.

Sumber Kalsium, Vitamin C, dan Vitamin D

Sayangnya tubuh kita tidak dapat menghasilkan nutrisi tersebut. Namun tidak perlu khawatir, sebab banyak makanan atau minuman harian yang dapat mencukupi kebutuhan tersebut. Di antaranya adalah:

Sumber kalsium: susu dan produk olahannya seperti keju dan yoghurt; sayuran hijau seperti kangkung, bayam, brokoli; ikan sarden dan salmon; sereal atau biscuit yang difortifikasi dengan kalsium

Sumber vitamin D: kuning telur; ikan salmon dan sarden; ikan tuna dalam kemasan; jamur

Sumber viamin C: buah-buahan seperti jambu biji, mangga, jeruk, pepaya, stroberi, kiwi, semangka, tomat; sayur-sayuran seperti brokoli, kembang kol, paprika hijau dan merah, bayam.

Jika Anda kesulitan dalam mengonsumsi makanan tersebut, maka alternatif lain adalah dengan mengonsumsi suplemen. Namun sebaiknya Anda konsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk mendapatkan suplemen yang tepat dengan dosis yang disarankan agar mendapatkan manfaat yang maksimal.

Bagaimana Anda bisa mengetahui apakah tubuh Anda telah memiliki kandungan yang cukup dari nutrisi di atas? Tentu dengan melakukan pemeriksaan kadar kalsium dan vitamin D di laboratorium.

Silakan buat perjanjian dengan Laboratorium Klinik Westerindo untuk pemeriksaan tersebut. 

Hubungi Home Service 0877 5000 2522 atau Call Center 0811 8199 653.

 

Salam Sehat!