Selamat Datang di Laboratorium Klinik Westerindo

Jam Buka : Senin - Jumat 07.00 - 21.00, Sabtu 07.00 - 18.00
Kontak : 021-7392345 | 021-7255080 | WA 0877 5000 2522



Manis yang Melenakan


Seorang teman datang sambil tersedu. Tubuhnya yang dulu gemuk kini semakin mengurus, namun kurus yang tak wajar. Terlihat kuyu dan tak segar. Kantornya baru saja melakukan Medical Check Up tahunan. Dan hasil pemeriksaan gula darah puasanya menunjukkan angka 200 lebih. Maka dokter menyarankan pemeriksaan HbA1c yang hasilnya semakin membuatnya shock, sebab hasilnya lebih dari 6,5%. Artinya rata-rata gula darah tiga bulan ke belakang jauh di atas nilai normal. Teman ini tak ada riwayat diabetes sebelumnya dan usianya masih tergolong muda, 32 tahun. Dan vonis diabetes mellitus tipe 2 terdengar bagai guntur di siang bolong.

Kami mengobrol sambil menikmati secangkir kopi pahit yang "terpaksa" diminumnya. Dari obrolan kami terungkaplah bahwa hampir setiap hari dia mengonsumsi minuman manis. Kemudahan memesan dan diskon-diskon yang ditawarkan membuatnya tergoda. Ditambah lagi stress pekerjaan dan kadang jenuh di kantor menjadikan minuman dan makanan manis tersebut sebagai pelarian.

"Mana kutahu bahwa makanan dan minuman yang tiap hari kupesan bisa membuatku diabetes begini? Kan, aku gak ada riwayat diabetes," keluhnya. "Kau tahu kan, anak-anakku masih sangat kecil dan sekarang hidupku tergantung obat."

"Gak usah putus asa, untung penyakitmu segera diketahui jadi kau masih bisa mengontrolnya," hiburku.

Obrolan kami masih berlanjut seputar kesehatan, pekerjaan, dan keluarga. Teman ini berusaha penuh mengekang keinginannya untuk kembali pada makanan dan minuman manis kesukaannya, demi kesehatan dan keluarga kecilnya.

Malamnya, kurenungkan betapa selama ini aku selalu menghindari pemeriksaan kesehatan dengan dalih "takut ketahuan penyakitnya." Sungguh suatu kebodohan yang tak termaafkan. Justru dengan melakukan medical check up akan dapat diketahui secara dini penyakit yang kita derita dan segera pula dilakukan penanganan agar tak menjadi penyakit yang lebih parah.

Pengalaman teman ini sungguh membuka mata dan hatiku. Besok, aku kudatangi klinik terdekat untuk melakukan MCU. Dan... siap-siap say "NO" untuk tawaran minuman manis yang ternyata tak membuat hidup menjadi lebih manis.