Selamat Datang di Laboratorium Klinik Westerindo

Jam Buka : Senin - Jumat 07.00 - 21.00, Sabtu 07.00 - 18.00
Kontak : 021-7392345 | 021-7255080 | WA 0877 5000 2522



Skrining Hipotiroid pada Bayi Baru Lahir


“Cegah sedini mungkin, kelainan pada bayi baru lahir”

 

Gangguan pertumbuhan dan cacat mental yang diakibatkan oleh hipotiroid kongenital dapat dicegah dengan melakukan deteksi dini melalui uji saring TSH Neonatus dan segera mengobatinya.

 

 Apakah Hipotiroid kongenital itu ?

 Hipotiroid artinya kekurangan hormone tiroid, yaitu hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar tiroid atau kelenjar gondok. Hipotiroid kongenital adalah kekurangan hormon tiroid sejak dalam kandungan.

 

Apa yang menyebabkan kelenjar gondok tidak berfungsi dengan normal?

Penyebab hipotiroid kongenital antara lain karena kelainan primer dari kelenjar gondok :

  1. Kelainan pembentukan kelenjar, yaitu kelenjar tidak dibentuk, kelenjar kecil atau posisi kelenjartidak pada tempatnya
  2. Gangguan pada pembuatan hormon tiroid
  3. Kekurangan iodum pada ibu hamil

 Bila kelenjar gondok tidak berfungsi normal, hormon yang dihasilkan tidak mencukupi kebutuhan tubuh, akibatnya kelenjar hipofisis di otak memproduksi lebih banyak TSH sehinga bayi-bayi  ini mempunyai kadar TSH tinggi. Kadar TSH yang tinggi dapat dipakai petanda bayi menderita hipotiroid karena kelainan kelenjar gondok.

 

Apa gejala kekurangan hormon tiroid

 Gejala hipotiroid sangat bervariasi tergantung berat ringannya kekurangan hormon tiroid. Seringkali minggu-mingu pertama setelah lahir, bayi tampak normal atau memperlihatkan gejala tidak khas seperti kesulitan bernapas, bayi kurang aktif, malas menyusu, icterus berkepanjangan, hernia, kesulitan buang air besar dan kecenderungan mengalami hipotermia.

 

 Bila tidak segera diobati (sebelum bayi berumur 1 bulan), akan terlihat gejala hambatan pertumbuhan dan perkembangan (anak berpenampilan tidak normal) seperti :

  • Tubuh pendek (cebol)
  • Muka hipotiroid yang khas : muka sembab, lidah besar, bibir tebal, hidung pesek
  • Mental terbelakang, bodoh (IQ dan EQ rendah)
  • Kesulitan bicara

 Agar bayi tidak mengalami keadaan demikian, satu-satunya cara untuk mengetahui Hipotiroid kongenital  sedini mungkin adalah dengan melakukan test skrining ( uji saring ).

 

Mengapa skrining hipotiroid pada bayi baru lahir diperlukan ?

 Skrining hipotiroid bertujuan untuk mendeteksi hipotiroid kongenital sejak dini sehingga pengobatan dapat diberikan secara dini sebelum bayi berusia 1 bulan. Penanganan secara dini akan mencegah kerusakan otak permanen dan keterbelakangan mental.

 

Kapan test skrining dilakukan ?

 Test skrining hipotiroid sebaiknya sudah dilakukan pada bayi di hari ke 2 – 6 setelah lahir. Sedikit darah bayi diteteskan pada kertas saring, dikeringkan dan bercak darah kemudian akan di kirim ke laboratorium. Di laboratorium akan diukur kadar hormon TSH dan hasil dapat dketahui dalam waktu kurang dari 1 minggu.

 Skrining hipotiroid kongenital telah dilakukan secara rutin di seluruh Negara berkembang dengan hasil: anak dengan hipotiroid kongenital yang didiagnosis melalui skrining, kemudian segera diobati dapat tumbuh dan berkembang seperti anak normal.

 

Tetap sehat, tetap semangat!